dikaisune (adil, benar)

kebenaran

δικαιοσύνη  adalah salah satu kata penting dalam teologi
Kristen. Arti dasarnya adalah “karakter atau kualitas menjadi benar atau adil.”
Kata ini dipakai untuk menggambarkan Allah. Dia satu-satunya Yang Benar (Rm.
3:5, 25). Ia juga dipakai untuk menggambarkan kehidupan yang benar dari orang
percaya, yaitu hidup yang dijalankan dengan ketaatan pada kehendak Allah (Rm.
6:13, 16, 18, 19, 20, Ef. 6:14, dll.).

Namun penggunaan yang
paling penting dari
δικαιοσύνη dalam Perjanjian Baru
adalah untuk menggambarkan anugerah Allah yang berlimpah-limpah yang melalui
iman di dalam Yesus Kristus seseorang dibawa masuk dalam hubungan yang benar
dengan Allah. Hubungan seperti itu lepas dari hukum Taurat, yaitu terpisah dari
perbuatan hukum Taurat—kita tidak bisa melakukan apa pun untuk memperolehnya.

Namun,
“Taurat dan Nabi-nabi” yaitu kitab-kitab dalam Perjanjian Lama, menyaksikannya.
Semuanya adalah bagian dari rencana penebusan Allah di mana yang meletakkan
kita dalam relasi yang benar dengan-Nya melalui Anak-Nya.

Luther benar ketika ia
menulis: “Karena Allah tidak ingin menyelamatkan kita oleh diri kita sendiri
tetapi oleh kebenaran yang tidak sesuai, sesuatu yang bukan dari dalam kita
sendiri tetapi datang kepada kita dari luar diri kita.” Harapanku bukan pada apa
pun Kecuali darah Yesus dan
δικαιοσύνη

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top